BERBAGI KECERIAAN DENGAN YATIM PIATU

Berbagi Keceriaan dan IStighasah BUlan Sya'ban di Panti Asuhan HJ. Maryam

OUT BOND BERSAMA ORGANISASI KEREMAJAAN DI MOJOTENGAH

bertempat di Kompleks wisata Telaga Menjer

SOSIALISASI PKBR

sosialisasi PKBR, di seluruh sekolahan di lingkungan Kecamatan Mojotengah setingkat SMP/SLTP dan SMA/SLTA/SMK/MA

JAMBORE PIK REMAJA WONOSOBO

Salah satu ajang silaturahmi semua PIK Remaja di Wonosobo, "SALAM GENRE".

SAKA KENCANA

Pelatihan untuk membentuk atau melahirkan seorang agar nantinya di lingkungan masyarakat bisa memberikan informasi tentang Kesehatan Remaja.

SUASANA PEMANTAPAN PENGURUS FRW

Dalam rangka memupuk persaudaraan dan memantapkan kepengurusan yang baru dibentuk oleh forum pik remaja Wonosobo

KONFERENSI FORUM PIK REMAJA WONOSOBO 2014

Dalam rangka Reorganisasi Forum PIK Remaja Wonosobo, telah terpilih Ketua baru periode 2014-2017 dari PIK Remaja Assakinah Mojotengah yaitu rekan kita "Muh. Asfiani Alfadani"

Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Mei 2014

INI BAHAYA KAWIN DI USIA MUDA

MERDEKA.COM. Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS-PK) BKKBN Pusat, Sudibyo Alimoeso mengatakan, perkawinan usia muda di Indonesia cukup tinggi. Hal ini memicu terjadinya kasus KDRT dan banyak berakhir dengan perceraian.
"Paling banyak kasus kawin muda terjadi di Kaltim, Banten, Jabar dan di Sumatera yakni Bangka Belitung dengan usia perkawinan 19-20 tahun begitu pula di NTT," kata dia dalam kuliah umum bagi 500-an remaja Riau, di Pekanbaru, Senin (19/5).
Menurut dia, mirisnya di NTT bahkan ada tradisi seorang remaja perempuan dibawa lari oleh remaja laki-laki dan kemudian baru dinikahinya.
Selain itu nikah dini tentu rawan terjadi perceraian karena laki-laki belum punya pekerjaan hingga tidak bisa menafkahi keluarganya sehingga ini berbahaya untuk berumah tangga.
"Kasus ini juga antara lain dipicu oleh UU Perkawinan yang menetapkan usia perkawinan resminya adalah 18 tahun, namun kenyataannya justru banyak yang menikah dalam usia 16 tahun," katanya.
Perkawinan dalam usia muda cenderung kondisi sosial ekonomi mereka belum mantap di samping itu organ produksi perempuan juga belum siap untuk melahirkan. Sehingga berdampak pula terhadap tingginya angka kematian ibu hamil dan melahirkan.

Sementara itu untuk menekan kasus perkawinan usia dini ini orang tua harus menjadi panutan bagi mereka dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja harus mampu menjadi konselor dan berkomunikasi dengan remaja.

sumber : https://id.berita.yahoo.com/foto/ini-bahaya-kawin-di-usia-muda-photo-190100983.html 

Sabtu, 10 Mei 2014

NARKOBA

A.      Pengertian Narkoba
Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari NarkotikaPsikotropika dan Zat Adiktif.
Semua istilah ini, baik "narkoba" ataupun "napza", mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu.
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku.
Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistem syaraf pusat.

B.       Jenis-Jenis Narkoba Dan Efek Sampingnya

1.    Heroin


Adalah candu yang langsung diekstrak dari opium poppy. Fungsi sebenarnya adalah untuk menyembuhkan orang yang ketergantungan pada morfin. Setelah diinjeksi langsung ke dalam darah,heroin akan berubah menjadi morfin dan langsung tersebar ke seluruh tubuh memalui peredaran darah. seperti endorfin lainnya heroin yang menjadi morfin menyebabkan efek euforia, kesenangan dan bahkan disebut sebagai rasa “orgasme”.





2.    Kokain

Adalah kristal tropane alkaloid yang didapat dari daun tumbuhan coca. Efeknya adalah stimultan yang menekan sistem saraf utama menimbulkan sensasi yang disebut euphoric sense dan kegembiraan juga dipercaya meningkatkan energi efek-efek inilah yang menyebabkan zat ini cukup populer dan banyak digunakan. 
Kokain adalah zat yang ampuh untuk mempengaruhi sistem saraf, efeknya bisa terasa dari 20 menit sampai berjam-jam, tergantung dosis dan cara penggunaannya. Tanda awal ketika mulai menggunakan adalah hiperaktif, tidak tenang, tekanan darah meningkat, denyut nadi meningkat, dan euforia. 
Euforia kadang diikuti dengan rasa tidak nyaman dan depresi dan ketagihan untuk menggunakan lagi. Gairah seksual bisa meningkat ketika menggunakan obat ini, namun penggunaan dalam jangka panjang akan mengakibatkan paranoia, impotensi dan hal buruk lainnya.

3.    Methamphetamine

Dikenal sebagai “meth” atau “ice”, adalah obat psychostimulant dan sympathomimetic. Methamphetamine memasuki otak dan memicu pelepasan zat norepinephrine, dopamine dan serotonin. Karena zat ini men-stimulasi mesolimbic yang menyebabkan euforia dan kegembiraan, sehingga tidak heran zat ini menyebabkan banyak penyalahgunaan dan ketergantungan hebat. 
Pengguna bisa terobsesi pada beberapa kegiatan sederhana yang diulang-ulang, seperti mencuci tangan berulang-ulang memasang dan membongkar kembali benda2 secara berulang dan sebagainya. Penghentian pemakaian akan menyebabkan beberapa efek seperti depresi, sulit tidur, gelisah, sulit makan dan sebagainya.

4.    Crack cocaine

Sering disebut sebagai “crack”, dipercaya mulai dibuat dan dipopulerkan sejak awal 80an. Karena efek bahaya dari eter yang digunakan untuk memproduksi kokain murni produsen mencoba untuk menghilangkannya dari campuran ammonia. 
Biasanya proses filtrasi juga menentukan. Baking soda saat ini lebih banyak digunakan sebagai basis daripada amonia dengan alasan aroma yang tidak menyengat dan lebih rendah kadar racunnya.

5.    LSD

Diethylamide asam lisergat, LSD, LSD-25, atau acid, adalah obat psychedelic semisintetik dari keluarga tryptamine. Bisa dibilang yang paling hebat dari semua psychedelics digunakan terutama sebagai entheogen dan untuk melengkapi berbagai jenis latihan untuk transendensi termasuk dalam meditasi. 
Efek psikologis LSD itu (bahasa sehari-hari disebut “trip”) sangat bervariasi dari orang ke orang, tergantung pada faktor-faktor seperti pengalaman sebelumnya, keadaan pikiran dan lingkungan serta kekuatan dosis. Pemakaian LSD dapat memiliki efek jangka panjang psychoemotional beberapa pengguna mengutip pengalaman LSD sebagai yang menyebabkan perubahan signifikan dalam kepribadian dan perspektif hidup.

6.    Ekstasi (MDMA)

Adalah entactogen psychedelic semisintetik dari keluarga phenethylamine yang efeknya jauh lebih ringan dari kebanyakan narkotik lainnya yang memproduksi psychedelics. Ekstasi digunakan sebagai sampingan dan sering digunakan dengan seks dan berhubungan dengan obat-obatan klub sebagai entheogen selain itu digunakan untuk melengkapi berbagai jenis praktek untuk transendensi termasuk dalam meditasi, psychonautics, dan psikoterapi psikedelik. 
Dampak utama dari MDMA termasuk peningkatan kesadaran indra, perasaan keterbukaan, euforia, empati, cinta, kebahagiaan, rasa kejernihan mental dan penghargaan peningkatan musik dan gerakan. Sensasi taktil yang dirasakan beberapa pengguna, membuat kontak fisik dengan orang lain lebih menyenangkan.

7.    Opium

Merupakan resin narkotika yang terbentuk dari lateks yang dikeluarkan oleh polong biji muda dari bunga opium (Papaver somniferum). Bunga ini berisi sampai 16% morfin, suatu alkaloid opiat, yang paling sering diproses secara kimia untuk menghasilkan heroin untuk perdagangan obat ilegal. 
Opium secara bertahap telah digantikan oleh berbagai semi-sintetik, dan opioid sintetik dengan efek yang semakin kuat, dan dengan anestesi umum lainnya. Proses ini dimulai pada 1817, ketika Friedrich Wilhelm Adam Sertürner melakukan isolasi morfin murni dari candu setelah setidaknya tiga belas tahun penelitian dan percobaan yang hampir menjadi bencana pada dirinya sendiri dan tiga anak laki-lakinya.

8.    Ganja

Atau dikenal sebagai Marijuana dalam bentuk herbal, adalah produk psikoaktif dari Tumbuhan Cannabis sativa. Manusia telah mengkonsumsi ganja sejak prasejarah, meskipun di abad ke-20 terjadi peningkatan dalam penggunaannya untuk tujuan rekreasi, agama atau spiritual, dan juga obat.
Diperkirakan bahwa sekitar empat persen dari populasi orang dewasa di dunia menggunakan ganja setiap tahunnya. Ganja memiliki efek psikoaktif dan fisiologis bila dikonsumsi, biasanya dengan merokok atau konsumsi langsung. Jumlah minimum THC diperlukan untuk memiliki efek psikoaktif adalah sekitar 10 mikrogram per kilogram berat badan.
Keadaan mabuk akibat konsumsi ganja adalah bahasa sehari-hari dikenal sebagai “high”, yang merupakan kondisi di mana mental dan fisik terasa berubah karena konsumsi ganja. Setiap pengguna memiliki pengalaman yang berbeda dipengaruhi beberapa faktor seperti potensi, dosis, komposisi kimia, metode konsumsi dan sebagainya. 

9.    Psilocybin mushrooms

Atau disebut jamur psilocybian, adalah jamur yang mengandung zat psikedelik yaitu psilocybin dan psilocin, dan kadang-kadang tryptamines psikoaktif lainnya. Ada beberapa istilah sehari-hari untuk jamur psilocybin yang paling umum disebut magic mushrooms or shrooms.
Ketika psilocybin telah tertelan zat itu dipecah untuk menghasilkan psilocin, yang bertanggung jawab atas efek halusinogen. Efek memabukkan psilocybin yang mengandung jamur biasanya berlangsung antara 3 sampai 7 jam tergantung pada dosis.

10.     PCP (Phencyclidine)

PCP (phencyclidine) adalah obat disosiasi yang sebenarnya digunakan untuk anestesi, menghasilkan efek halusinogen dan neurotoksik. Obat ini umumnya dikenal dengan nama Angel Dust, dan juga dikenal sebagai Wet, Sherm, Sherman Hemsley, Rocket Fuel, Ashy Larry, Shermans Tank, Wack, Halk Hogan, Ozone, HannaH, Hog, Manitoba Shlimbo, dan Embalming Fluid, dan beberapa nama lain.
Meskipun efek psikoaktif obat ini hanya bertahan beberapa jam saja, total eliminasi dari tubuh bisa lebih panjang, biasanya sampai selama minggu. PCP dikonsumsi sebagai sampingan oleh pengguna narkoba terutama di Amerika Serikat di mana permintaan obat dipenuhi oleh produsen ilegal.
Obat ini diproduksi dalam bentuk bubuk dan bentuk cair (PCP terlarut paling sering pada eter), tetapi biasanya itu disemprotkan ke bahan berdaun seperti ganja, mint, oregano, peterseli atau Jahe Daun, dan rokok.
PCP memiliki efek kuat pada sistem saraf mengubah fungsi persepsi (halusinasi, delusi, pemikiran delirium atau bingung), fungsi motorik (kiprah goyah, kehilangan koordinasi, dan gerakan mata terganggu atau nistagmus) dan regulasi sistem saraf otonom (detak jantung yang cepat, pengaturan suhu yang berubah). Obat ini telah dikenal untuk mengubah mood dengan cara yang tak terduga.

Jumat, 02 Mei 2014

KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN ( KTD )

Apa langkah yang dilakukan bila terianjur terjadi KTD ?
Remaja yang terlanjur mengalami KTD, dapat diselesaikan dengan beberapa cara.
1.    Menikah
Setelah remaja menikah dalam kondisi muda usia ada 2 kemungkinan.
a.    Upaya meneruskan kehamilan.
Remaja akan menjadi pasangan orang tua yang masih muda, dengan segala resiko :
-     Ekonomi, secara ekonomis pasangan muda rata-rata belum mapan, belum mampu membiayai kebutuhan hiclup.
-     Psikis / emosional, rasa malu terhadap lingkungan, rasa tertekan, takut dan rasa bersalah akan menjadikan pasangan itu stres.
-     Sosial, hubungan dengan lingkungan terganggu kerena digunjing oleh masyarakat.
Kesemuanya itu berdampak terhadap kondisi bayi menjadi berat badan rendah dan kurang sehat.

b.    Upaya menghentikan kehamilan
-     Cara Medis / tindakan medis, akibatnya terhadap perempuan / ibu kemungkinan terjadi kemandulan, rasa bersalah, beban mental dan depresi. Akibat terhadap anak bisa terjadi kecacatan fisik dan mental bila gagal.
-     Cara non medis, akan membawa akibat bagi perempuan bisa terjadi infeksi rahim, pendarahan, kemandulan clan kematian. Sedang terhadap anak dapat cacat fisik dan mental.

2.    Tidak menikah
Jika tidak menikah, kehamilan diteruskan, kemungkinan akan terjadi :
a.  Bayi yang dilahirkan akan dibuang disembarang tempat, Karena malu dengan lingkungan. Hal ini merupakan tindakan kriminal dan akan menerima sanksi hukum.
b.  Adopsi, anak yang dilahirkan di adopsi oleh orang lain, melalui proses hukum.
c.   Single Parent, orang tua akan merawat anaknya sendirian, anak akan kehilangan figur dan kasih sayang dari ayah atau ibu dan juga tidak siap secara ekonomi.

Pesan bijak untuk remaja
        Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah walaupun hanya sekali dan pertama kali.
        Pengendalian dorongan seksual dengan kegiatan-kegitan positif.
        Kalau terpaksa terjadi kehamilan, bicarakan hal ini dengan orang tua.
        Melakukan pernikahan jika telah memenuhi persyaratan, baik fisik, mental maupun ekonomi.

Kasus KTD pada remaja
Kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja pada umumnya terjadi karena :
        Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan.
        Akibat pemerkosaan, diantaranya pemerkosaan oleh teman dekat / pacarnya.

Sebagian remaja mengakui secara langsung pernah melakukan hubungan seks pra nikah. Laki-laki 5%, perempuan < 1 % (SKKRI 2002-2003) 39% atau 4 dari 10 remaja lakilaki usia 15-24 tahun menyatakan bahwa pertama kali mereka melakukan hubungan seks disebabkan sating menyukai pasangan seksnya sementara 33 atau 3 dari 10 menyatakan mereka ingin tahu/coba-coba.(SKKRI, 2002-2003).

Mengapa terjadi hubungan seksual pada remaja ?
Karena janji-janji tidak akan terjadi kehamilan, dan dengan menyerahkan keperawanan berarti cinta mereka tutus dan suci. Apabila terjadi kehamilan pacar mereka akan bertanggung jawab. Karena awalnya hanya coba-coba, tetapi selanjutnya menjadi ketagihan.

Apa pengertian yang salah pada remaja mengenai pembuktian cinta?
Bukti cinta dimasa pacaran adalah dengan memberikan segala-galanya termasuk keperawanan mereka. Mereka percaya bahwa hubungan seksual membuat hubungan pacaran menjadi lebih intim. Pendapat tersebut sangatlah keliru dan disayangkan karena rasa cinta pada pacar tidak perlu dibuktikan dengan melakukan hubungan seksual.

Bagaimana sikap kita agar terhindar dari sesuatu yang tidak diinginkan ketika pacaran ?

Agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya selama berpacaran hindari kontak bagian tubuh yang cukup sensitif (daerah erogen) seperti : bibir, payudara, pinggang, bagian dalam paha dan sekitar kelamin. Saling mengingatkan dan dibicarakan bersama pasangan. Apabila permintaan pacar dituruti, kita bertentangan dengan ajaran agama dan nilai yang dianut dan membuat merasa tidak nyaman, kita harus berani menolaknya.

Rabu, 30 April 2014

NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) Bag-2

Macam-macam NAPZA

Kategori NAPZA

1.     Berdasarkan Bahan
  • Natural
Diambil dari tanaman, seperti: ganja, candu, kokaina, jamur, kaktus, tembakau, kopi, pinang, dan sirih
  • Sintetis
Dibuat dari bahan kimia farmasi atau dicampur dengan bahan alamiah, seperti: amphetamin, kodein, dan lem.
2.     Berdasarkan Efek Kerja
  • Merangsang Sistem Syaraf Pusat
Yaitu jenis NAPZA yang mampu memacu kerja jantung, memompa paru-paru dengan lebih giat dan mengaktifkan berbagai hormon transmitter di dalam otak sehingga menyebabkan rasa segar dan bersemangat.
  • Menekan Sistem Syaraf Pusat
Yaitu jenis NAPZA yang mampu memperlambat jantung dan denyut nadi, memperlambat kerja paru-paru dan mengurangi transmitter  pada otak sehingga menyebabkan rasa mengantuk atau rasa tenang
  • Mengacaukan Sistem Syaraf Pusat (Halusinasi)
Yaitu jenis NAPZA yang mampu mempengaruhi kerja susunan saraf pusat, otak dan tulang belakang, sehingga mampu menyebabkan halusinasi, melihat dan merasakan realitas palsu.
3.     Berdasarkan Cara Penggunaan
  • Dimasukan dalam mulut/diminum (Oral)   
  • Disuntikan ke dalam tubuh  (Injeksi)
  • Diletakan di dalam luka (biasanya luka sayatan yang sengaja dibuat)
  • Dihisap (sniffed) / dihirup  (inhaled)
  • Dimasukan melalui anus (Insersi anal)
4.     Berdasarkan Bentuk
  • Cairan
  • Pasta
  • Pil/kapsul
  • Kristal/blok
  • Bubuk
  • Gas
  • Lapisan kertas (impregnated paper)

Mengenal Beberapa Jenis Napza:

1.     Ganja / Mariyuana
Ganja atau Cannabis sativa, adalah tanaman sejenis rumput yang antara lain mengandung zat kimia 9 tetrahidrocannabinol  (delta - 9 - THC) atau lebih sering dikena l sebagai THC yaitu zat psikoaktif yang mempengaruhi perasaan dan penglihatan serta penden garan. Saat pertama kali orang mengisap ganja, reaksi juga akan berbeda-beda tergantung kekuatan THC serta dosis yang dipakai. Ada yang tidak merasakan reaksi apa-apa, tetapi ada pula yang mendapatkan perasaan aneh atau takut.
Ganja menimbulkan ketergantungan mental yang diikuti oleh kecanduan fisik dalam jangka waktu yang lama. Bila seseorang terus-menerus mengisap ganja, maka lama-kelamaan timbul kerusakan seperti bronchitis, sinusitis, emphysema, dan pharingitis. Efek-efek yang ditimbulkan adalah antara lain hilangnya konsentrasi, peningkatan denyut jantung, kehilangan keseimbangan dan koordinasi tubuh, rasa gelisah dan panik depresi, kebingungan atau halusinasi. Gejala psikologis: hilang semangat, menurunnya prestasi sekolah dan prestasi olahraga, cepat berubahnya suasana hati, sulit berkonsentrasi, hilang ingatan jangka pendek. Ganja atau cannabis juga dikenal dengan istilah : Marijuana, gele, cimeng, hash, kangkung, oyen, ikat, bang, labang, rumput atau grass, dan lain-lain.

2.     Heroin / Putaw
Heroin  diambil dari morfin melalui suatu proses kimiawi. Heroin tidak dipakai di dunia kedokteran karena menimbulkan efek ketergantungan yang sangat berat, dan kekuatannya jauh lebih besar daripada morfin. Jumlah  yang sedikit saja sudah menimbulkan efek. Heroin biasa berbentuk bubuk berwarna agak kecoklatan. Turunan heroin yang sekarang banyak dipakai adalah Putaw yang mengakibatkan ketergantungan sangat berat bagi pemakainya. Heroin biasanya digunakan dengan cara menyuntik melalui pembuluh darah  (berbeda dengan morfin) karena efeknya jauh lebih cepat terasa dan lebih lama tertahan. Ada pula yang menggunakannya dengan cara menghirup lewat hidung. Seperti morfin, heroin dapat mengurangi rasa sakit, mengurangi kecemasan , menenangkan dan memberikan rasa aman. Seperti obat lainnya, heroin menimbulkan toleransi, ketergantungan fisik dan ketergantungan psikologis.
Heroin / Putauw adalah obat yang sangat keras dengan zat adiktif yang tinggi berbentuk serbuk, tepung, atau cairan. Heroin “menjerat” pemakainya dengan cepat, baik secara fisik maupun mental, sehingga usaha mengurangi pemakaiannya menimbulkan rasa sakit dan kejang-kejang luar biasa 
Gejala-gejala yang muncul dalam usaha berhenti memakai heroin berupa  rasa sakit disertai kejang-kejang,  kram di  perut disertai rasa seperti akan pingsan, menggigil dan muntah-muntah, keluar ingus, mata berair, tidak ada nafsu makan, dan kehilangan cairan tubuh Salah satu jenis heroin yang popular adalah “putauw”  yaitu heroin dengan kadar lebih rendah (heroin kelas lima atau enam) yang berwarna putih. Jenis he roin ini dikenal dengan berbagai nama : putauw , putih, bedak,  PT, white, etep, dan lain-lain

3.     Kokain / Crack
Kokain adalah zat perangsang berupa bubuk kristal putih yang disuling dari daun coca (Erythroxylon coca) yang tumbuh di pegunungan Amerika Tengah dan Selatan. Seperti juga amphetamin, kokaina merupakan stimulan/merangsang sistem saraf pusat sehingga pengguna merasa enak dan bergelora.
Karena efek yang timbul relatif singkat, dan setelah perasaan bergelora hilang, orang akan menggunakannya lagi untuk menghilangkan rasa tidak enak. Penggunaan secara kronis dapat menimbulkan gangguan pencernaan, mual, hilangnya nafsu makan, berkurangnya berat badan, sulit tidur, dan waham atau halusinasi ringan. Bila kokain dise dot lewat hidung, juga timbul kerusakan pada tulang hidung. Kokain adalah obat yang sangat berbahaya dan menimbulkan ketergantungan psikologis yang besar.

4.     MDMA / Ecstasy
MDMA  (Methylene Dioxy Meth Amphetamine) yang terkenal dengan sebutan Ecstasy sangat popular di kalangan anak muda. Sayangnya, mitos sudah berkembang bahwa obat ini aman, padahal tidaklah demikian kenyataannya. Penelitian di Amerika menemukan bahwa obat ini sangat berbahaya karena merusak sistem kerja otak dan jantung. MDMA, adalah zat turunan amphetamine yang memiliki sifat merangsang SSP (stimulant) maupun mengupah persepsi (hallucinogen). Obat in i berbentuk tablet dan digunakan melalui cara ditelan. Berbagai tablet yang disebut Ecstasy seringkali tidak hanya mengandung zat MDMA, tetapi campuran dari berbagai zat lain seperti methamphetamine,caffeine, dextromethorphan, ephedrine, and cocaine. Dampak penyalahgunaan MDMA sangat berat. MDMA bekerja di otak. Serupa dengan amphetamines lainnya, MDMA meningkatkan aktifitas di otak yang justru menghambat fungsi—fungsi otak yang  seharusnya. Penelitian membuktikan bahwa MDMA juga berdampak sangat buruk terhadap system kerja jantung (cardiovascular sistim) dan kemampuan tubuh untuk mengatur suhu. Karena penggunaan MDMA seringkali dihubungkan dengan kegiatan fisik yang tinggi dan lama (dansa misalnya), maka dampaknya paling besar terhadap sistem kerja jantung. Akibat jangka panjang penyalahgunaan MDMA adalah kerusakan otak, gangguan jiwa (psychiatric) seperti : gelisah, paranoid, tidak bisa tidur, dan gangguan daya ingat.

5.     Methamphetamin / Shabu-Shabu
Methamphetamine  adalah stimulan yang sangat kuat mempengaruhi sistem syaraf pusat. Obat ini dikelompokkan sebagai ps ycho-stimulan seperti amphetamin dan kokain yang sering disalahgunakan. Obat ini di buat dari berbagai zat sint etis dalam bentuk serbuk putih, bening dan tak berbau yang dihirup dan disuntikan. Karena bentuknya yang bening maka ia disebut Ice atau kristal. Methamphetamin merupakan turunan amphetamin dan karenanya dalam hal kandungan zat dan efek terhadap pengguna hampir sama yaitu menyebabkan aktivitas tinggi dan mengurangi nafsu makan. Penyalahgunaannya dilaku kan karena obat ini merangsang kegairahan dan kegembiraan (euphoria). 
Penyalahgunaan methamphetamin dapat mengakibatkan ketergantungan yang selanjutnya menyebabkan berbagai gangguan pada jantung, stroke, tingginya suhu ba dan, dan juga kematian pada kasus over-dosis.
Shabu-shabu (salah satu jenis Methamphetamine) berbentuk kristal, tidak berbau dan tidak berwarna. Karena itu diberi nama “Ïce” . Ice adalah julukan untuk methamphetamine. Ice memiliki efek yang sangat kuat pada jaringan syaraf. Pengguna ice akan menjadi tergantung secara mental pada obat ini. Pemakaian yang lama dapat menyebabkan peradangan pada otot hati, bahkan kematian.
Efek yang ditimbulkan  pada pengguna Ice : penurunan berat badan,  impotensi, sawan yang parah, halusinasi, kerusakan hati dan ginjal, kerusakan jantung, stroke, bahkan kematian. Ice dikenal dengan istilah : shabu-shabu, kristal, ubas, ss. Mecin, dan lain-lain.

6.     Amphetamin
Amphetamin, adalah zat sintetik yang menyerupai kokain, berbentuk pil, kapsul atau tepung. Amphetamin adalah zat perangsang yang digunakan untuk mengubah suasana hati, meningkatkan semangat, mengurangi kelelahan dan rasa ngantuk, meningkatkan rasa percaya diri, dan mengurangi berat badan. Tetapi karena dosis pemakaian akan terus bertambah, maka obat ini tidak dipakai lagi dalam program diet.
Bagi orang yang menyalahgunakan obat ini, efeknya adalah memperoleh energi serta semangat tinggi serta pada saat sedang intoksikasi. Jenis-jenis amphetamin antara lain: Dexedrine, Laroxyl, Reactivan. Amphetamin meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan pernafasan, serta mengurangi nafsu makan. Si pemakai dapat berkeringat, mulutnya kering, mengantuk, dan cemas. Dosis tinggi menyebabkan seseorang merinding, pucat, gemetar, kehilangan koordinasi, dan pingsan. Suntikan amphetamin dapat menyebabkan naiknya tekanan darah secara mendadak sehingga mengakibatkan stroke, demam tinggi, atau jantung lemah. Banyak orang merasa tergantung kepada amphetamin secara psikologis, sedangkan ketergantungan fisik tidak terlampau hebat.

7.     LSD
LSD (Lysergie Diethylamide Acid)   yaitu obat yang sifatnya tidak berwarna,  tidak berbau, dan tidak berasa.  LSD dijual dalam bentuk pil, kapsul, atau cairan, dan digunakan dengan cara dimakan/diminum maupun disuntikkan. Gejala intoksikasi yang timbul antara lain: perubahan panca indera, pupil melebar, denyut jantung cepat, berkeringat, berdebar, pandangan kabur, gemetar, gangguan koordinasi motorik, kecemasan, serta gangguan daya penilaian realita. LSD seperti juga halusinogen lainnya tidak menimbulkan ketergantungan fisik, tetapi psikologis.

8.     Sedativa

Sedativa atau sedatif-hipnotik merupakan zat yang dapat mengurangi  fungsi sistem syaraf pusat. Sedativa dapat menimbulkan rasa santai dan menyebabkan ngantuk  (sering disebut obat tidur).  Biasanya sedativa digunakan untuk mengurangi stress atau  sulit tidur. Karena toleransi dan ketergantungan fisik, maka gejala putus obat bias jauh lebi h hebat daripada putus obat dengan opiat. Zatzat ini juga mudah membuat ketergantungan psikologis.  Secara farmokologi sedativa dapat dibedakan antara barbiturat dan bukan barbiturat. Barbiturat adalah jenis obat sintetik yang digunakan untuk membuat orang tidur, mengurangi rasa cemas, dan mengontrol kekejangan, mengurangi tekanan darah tinggi. Beberapa jenis barbiturat yang sering disalahgunakan adalah: Dumolid, Rohypnol, Magadon, Sedatin, Veronal, Luminal. Nonnarbiturat, contohnya Methaqualone yang berbentuk pil putih (misalnya Mandrax/MX). Sedativa bias mengakibatkan koma bahkan kematian bila dipakai melebihi takaran.